Posts

Showing posts from January, 2011

CERPEN : SURAT UNTUKMU DISANA

Image
- SURAT UNTUKMU DISANA -

Dari sini semua terlihat jelas, toba dingin menyejukkan, semuanya, bahkan samosirpun tampak kokoh terlihat disini, biru langit teduh, pohon beringin itu, jejak jalan setapak, segalanya, bahkan itu terlalu sulit untuk dilupakan, sampai tiba saat ini pun rasanya semuanya masih baru, tak tersentuh, tak berubah meski dimakan waktu, tak terkecuali perasaanku padamu.


Aku tak pernah tau perasaanmu kepadaku, takkan pernah, kau begitu pemalu, bahkan sejak rambutku dikepang satu, saat benih benih perasaan itu muncul ketika melihatmu, lalu ia tiba dihatiku.

Dari sini, semuanya berawal, dari sini, benih benih cinta itu mulai tumbuh di masa remajaku, dari sini, semuanya bermula, bahkan kau memendam perasaanmu itu disini, walau tak pasti, sudah sedaridulu aku menunggu itu.

Kau masih ingat ketika kita berjumpa tiga belas tahun lalu disini? Kau memainkan juntaian daun beringin yang menjulang tinggi itu sendirian, tak ada yang menemani, tak seorangpun, bahkan kau begitu pendiam sa…

CERPEN : SEPASANG CINCIN DI HATI MEREKA

Image
– SEPASANG CINCIN DI HATI MEREKA -
“kau tak pernah mengatakannya!” Diki menggertak tegas gadis yang ada disampingnya, tersenyum tipis, tak berani menatap, memalingkan wajah, menatap dingin langit malam.
“aku menunggumu, aku menunggumu mengatakannya, aku menunggumu menyatakannya diki! kau membiarkanku mati dalam penantian panjang” Diki terdiam, hanyut oleh perasaannya, bagaimana tidak? Sebulan yang lalu dia mendapat kabar bahwa Sinta, teman perempuan dekatnya sudah bertunangan dengan Ferdy, Senior-nya di kampus, yang sekarang sudah bekerja di salah satu perusahaan besar di Indonesia. Bukankah itu cukup menyakitkan? Terlebih lagi dia memang mempunyai perasaan lebih terhadap sinta, bukan sahabat, lebih dari sahabat, perasaan tulus dari seorang lelaki kepada lawan jenisnya. Diki kembali menatap sinta, Sinta menatap diki, mereka hanyut dalam sepi

“aku mencintaimu diki, lebih dari apapun, bahkan pertunangan itu tidak sepenuhnya benar , aku tidak mencintainya!”

“lantas kenapa kau mau menikahinya…